Dalam jaringan komputer, terutama yang menggunakan koneksi internet lebih dari satu (misalnya 2 ISP atau lebih), diperlukan sistem untuk membagi beban penggunaan internet agar lebih efisien. Load balancing adalah solusi yang digunakan untuk mengatur dan mendistribusikan trafik jaringan agar koneksi internet berjalan lancar dan stabil.
MikroTik adalah salah satu perangkat (router) yang sangat populer digunakan untuk melakukan load balancing karena fitur lengkapnya dan kemampuan routing yang kuat.
Apa Itu Load Balancing?
Secara sederhana, load balancing adalah teknik pembagian beban trafik internet dari beberapa jalur koneksi sehingga:
✅ Tidak ada satu jalur yang terlalu penuh dibanding jalur lainnya
✅ Internet menjadi lebih stabil dan maksimal
✅ Tidak tergantung pada satu koneksi saja
Bayangkan Anda punya 2 koneksi internet dari provider berbeda. Jika salah satunya putus, trafik akan otomatis dialihkan ke koneksi lain sehingga layanan tetap berjalan.
Bagaimana Load Balancing Bekerja di Mikrotik
MikroTik bisa mengatur load balancing dengan berbagai metode, antara lain:
🔹 PCC (Per Connection Classifier)
Membagi koneksi berdasarkan alamat IP atau port sehingga setiap pengguna mendapat porsi jalur internet yang merata.
🔹 NTH Load Balancing
Membagi beban berdasarkan hitungan koneksi secara bergantian.
🔹 Policy Routing
Menentukan jalur tertentu untuk jenis trafik tertentu (misalnya video lewat ISP A, download lewat ISP B).
Kelebihan Load Balancing di Mikrotik
Berikut ini keuntungan yang akan Anda dapatkan:
✅ Koneksi Internet Lebih Stabil
Trafik tidak bertumpuk di satu jalur saja sehingga jaringan tetap responsif meskipun digunakan banyak perangkat.
✅ Memaksimalkan Semua Koneksi
Jika Anda punya lebih dari satu ISP, semua koneksi bisa digunakan secara optimal, bukan hanya satu.
✅ Failover Otomatis
Jika salah satu koneksi bermasalah, trafik akan otomatis beralih ke koneksi lainnya tanpa berhenti.
✅ Pengaturan Fleksibel
MikroTik memberikan banyak pilihan metode load balancing sesuai kebutuhan jaringan.
Kekurangan Load Balancing di Mikrotik
Tidak ada teknologi yang sempurna. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
❌ Konfigurasi Tidak Sederhana
Pengaturan load balancing di MikroTik membutuhkan pemahaman teknis yang cukup, terutama bagi pemula.
❌ Tidak Semua Aplikasi Mendukung
Beberapa aplikasi (misalnya VPN tertentu atau remote desktop) bisa mengalami gangguan jika jalur koneksinya berganti-ganti.
❌ Perlu Monitoring Rutin
Agar jaringan tetap optimal, harus selalu dicek performa koneksi dan aturan load balancing-nya.
Siapa yang Membutuhkan Load Balancing?
Load balancing cocok untuk:
✔ Kantor dengan banyak pengguna internet
✔ Cafe / Resto dengan layanan Wi-Fi
✔ Warnet / Game Station
✔ Rumah dengan banyak perangkat dan kebutuhan upload/download besar
✔ Tempat usaha yang butuh koneksi selalu stabil
Butuh Jasa Instalasi Load Balancing Mikrotik?
Jika Anda belum yakin atau belum punya pengalaman mengatur load balancing sendiri, Anda bisa mendapatkan bantuan profesional.
Sidoarjo Komputer menyediakan jasa konfigurasi jaringan dan load balancing pada MikroTik sesuai kebutuhan Anda.
🔗 Kunjungi: https://sidoarjokomputer.com/
Tim teknisi siap membantu instalasi, konfigurasi, hingga optimasi jaringan Anda agar lebih stabil dan efisien.